Latest Movie :
Baru Tayang

Ayu dan Ayu (1988)

Sinopsis Film : Ayu dan Ayu (1988)
Ayu Pidada (Dewi Yull), penari, melahirkan anaknya dibantu Triayu (Dhanny Dachlan), dokter, yang kebetulan tengah berseminar di Bali. Mereka jadi bersahabat, hingga ketika Johan (Nizar Zulmi), wartawan, menawari Ayu pekerjaan sebagai penari di Jakarta sesuai pesanan seorang biro perjalanan, Triayu lah yang dimintai pertimbangan. Maka berangkatlah Ayu ke Jakarta bersama anaknya, Agung (Rio Irwinsjah). Maka bertemulah Ayu dengan pria yang dicintainya sejak 12 tahun lalu, dan tujuh tahun lalu membuatnya melahirkan Agung. Pria itu, Dolf Damanik (Dwi Yan), suami Triayu, yang sudah berputri dua. Pertemuan yang terjadi di rumah Dolf, atas undangan Triayu. Triayu curiga atas sikap Ayu pada suaminya. Dolf mengakui hubungannya saat masih mahasiswa 12 tahun lalu. Baru beberapa waktu kemudian Dolf mengakui pula perbuatannya yang membuat Ayu menderita sendiri dan membesarkan Agung. Bahkan cinta Johan pun ditolaknya. Ayu minta agar Agung diaku sebagai anak Dolf. Hal ini membuat keretakan Triayu dan Dolf hampir patah. Untung ada peristiwa yang menyelamatkan rumah tangga ini. Ayu yang sudah lama dicurigai mempunyai penyakit tertentu, tapi selalu menolak diperiksa, akhirnya ketahuan menderita leukemia pada saat tak tertolong lagi. Triayu pun lalu menggendong Agung, saat Ayu sungguh-sungguh tak bernafas lagi.

Produser : Tirto Yuwono
Sutradara : Sophan Sophiaan
Penulis : Sophan Sophiaan, Eddy Suhendro
Pemeran : Dhanny Dachlan, Dewi Yull, Rio Irwinsyah, Dwi Yan, Nizar Zulmi
Produksi : PT Sanggar Film (1988)

sumber : filmindonesia.or.id

Luka di Atas Luka (1981)

Film Ray Sahetapi luka di atas luka
Sinopsis Film : Luka di Atas Luka
Suami-istri Teddy-Ratih (Ray Sahetapy-Ariessa Suryo) semula pasangan bahagia. Pasangan itu mulai retak dengan adanya anak hasil perkawinan Teddy dengan Nila (Yatti Surachman) yang tinggal di rumah itu, beruntun dengan hamilnya gadis lain oleh Teddy. Teddy kemudian terbunuh oleh Nila saat terjadi pertengkaran. Tapi, Ratih yang diajukan sebagai terdakwa. Sedang Nila yang jadi saksi kemudian mengaku membunuh. Nila maupun Ratih dibebaskan. Sebuah kisah sederhana yang cenderung "diberat-beratkan".

Produser : Anton Indracaya
Sutradara : Buce Malawau
Penulis : Buce Malawau, Makmur Hendrik
Pemeran : Ray Sahetapy, Ariessa Suryo, Yatti Surachman, Ayu Azhari, Tanty Josepha
Produksi : PT Pancaran Indra Cine Film (1981)

sumber : filmindonesia.or.id

Jaka Tarub dan Tujuh Bidadari (1981)

Film jadul Jaka Tarub dan Tujuh Bidadari
Sinopsis Film : Jaka Tarub dan Tujuh Bidadari
Legenda terkenal di wilayah Jawa Tengah dan Timur. Jaka Tarub hidup menderita bersama ibunya yang janda, karena celaan masyarakat sekitar akibat Jaka tidak diketahui siapa ayahnya, di samping penyakit kulit menahun yang dideritanya. Jaka punya kebiasaan berburu di hutan. Keajaiban terjadi. Ia jumpa dengan Nawang Wulan, bidadari cantik. Perkawinan terjadi dan lahir putri mereka bernama Nawang Asih. Karena berasal dari dua dunia berlainan, Jaka harus menerima nasib ditinggal pergi istrinya yang kembali ke kayangan.

Produser : Hasan Wijaya, Njoo Han Siang
Sutradara : Bay Isbahi
Penulis : Tommy Burnama, Bay Isbahi, Roy Andiar
Pemeran : Sentot S, Susanna Caecilia, Bagong Kussudiardjo, Tatiek Wardiono, Ade Irawan
Produksi : PT Young Bros Film & PT Interstudio (1981)

sumber : filmindonesia.or.id

Serbuan Halilintar (1982)

Film barry prima serbuan halilintar
Sinopsis Film : Serbuan Halilintar
Sepulang dari berguru di mana-mana, Ganda kembali ke desanya dan menanyai anaknya Gumilar tentang usahanya untuk merebut kedudukan kepala desa. Kerusuhan sudah dibuat, dan Gumilar sudah bisa jadi juru tulis desa. Kini giliran kepala desa Hamid yang harus disingkirkan, apalagi ada kabar bahwa Hamid memanggil adiknya yang polisi dan akan datang bersama Yulia, anak Hamid yang belajar di kota. Hamid terpaksa memanggil adiknya karena kerusuhan itu. Penduduk desa bungkam, karena takut ancaman kelompok Gumilar. Hamid diracun dengan Bibit Pati yang berhasil direbut Ganda dari gurunya yang dibunuhnya. Hampir bersamaan, adik Hamid yang polisi dan Yulia yang dalam perjalanan ke desa berkenalan dengan Hendra, yang juga akan mengunjungi sahabatnya waktu kecil, yang ternyata keponakan Hamid. Di perjalanan itu, sang polisi kena Bibit Pati juga hingga mati mengenaskan. Sampai di rumah Yulia menemui ayahnya mengalami nasib sama. Setelah itu, Hendra, Yulia dan keponakan Hamid selalu diganggu anak buah Gumilar. Mereka lalu berguru pada seorang kyai yang memberi resep untuk mengalahkan Ganda dkk. Maka perkelahian demi perkelahian berlangsung sampai akhir film, saat polisi datang tinggal menangkapi para penjahat yang sudah ditaklukkan Yulia dan Hendra.

Produser : Raam Punjabi
Sutradara : Arizal
Penulis : Deddy Armand, Djair
Pemeran : WD Mochtar, Dicky Zulkarnaen, Darussalam, Eva Arnaz, Barry Prima
Produksi : PT Parkit Film (1982)

sumber : filmindonesia.or.id


×
 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. Film Indonesia Jadul - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger